<strong> BAB 1 — Login yang Sama</strong> Jam menunjukkan pukul setengah lima sore ketika aku menutup laptop. Hari ini aku kerja dari rumah, lagi-lagi. Bukan karena deadline menumpuk, cuma… rasanya males keluar. Jakarta terlalu ramai kalau sedang nggak pengin apa-apa. Aku berdiri, meregangkan bahu, lalu menyalakan kipas angin. Udara sore masuk dari jendela yang kubuka setengah. Dari kejauhan, klakson bersahut-sahutan—suara yang sudah jadi latar hidup bertahun-tahun. Aku membiarkannya lewat, sama seperti hari-hari …